Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2008

Tabuh Rah

Gambar
Pelaksanaan 'Tabuh Rah" di Bali sering dilakukan dalam bentuk sambung ayam atau perang sata. Tabuh Rah dilaksanakan dengan "penyambleh", disertai Upakara Yadnya. Tabuh Rah dalam bentuk "perang sata" adalah suatu dresta yang berlaku di masyarakat yang pelaksanaannya boleh diganti dengan "penyambleh". Apabila akan melakukan "perang sata", harus memenuhi syarat sebagai berikut : 1. Upacara Bhuta Yadnya yang boleh disertai "perang sata" adalah : · Caru Panca Kelud (Pancasanak madurgha). · Caru Rsi Ghana. · Caru Balik Sumpah. · Tawur Agung. · Tawur Labuh Gentuh. · Tawur Pancawalikrama. · Tawur Eka Dasa Rudra. 2. Pelaksanaannya dilakukan di tempat upacara pada saat mengakhiri upacara itu. 3. Diiringi dengan adu tingkih, adu pangi, adu taluh, adu kelapa, andel- andel serta upakaranya. 4. Pelaksanaannya adalah sang Yajamana ...

Ngaben

Gambar
Upacara ngaben adalah upaya pengembalian badan wadah ke asalnya yang disebut Panca Mahabhuta (tanah, air, api, udara dan ruang hampa). Upacara ngaben sama sekali bukan merupakan upaya meraih “tiket” untuk masuk sorga apalagi moksah (mencapai keabadian). Pelaksanaan upacara ngaben dibali dilaksanakan oleh keluarga sanak saudara dari orang yang meninggal, Upacara ini dilakukan dengan semarak, tidak ada isak tangis, karena di Bali ada suatu keyakinan bahwa kita tidak boleh menangisi orang yang telah meninggal karena itu dapat menghambat perjalanan sang arwah menuju tempatnya. Upacara Ngaben yang dilakukan oleh sentana / pewaris dari yang meninggal merupakan salah satu bukti membayar hutang sang anak terhadap orang tua. Ngaben tidak hanya dilakukan di rumah orang yang meninggak tetapi bisa juga dilakukan secara masal di tempat yang dianggap tepat dan bisa menampung banyak orang

Upacara di lokasi tempat kita bekerja

Gambar
Umat Hindu di Bali pada umumnya, percaya bahwa Tuhan / Ida Sang Hyang Widhi Wasa ada dimana - mana. Untuk mendekatkan diri ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa maka kita selalu membuat tempat ibadah atau tempat menghaturkan rasa bakti kita kehadapan Ida Sng Hyang Widhi. Karyawan Hindu di Yayasan Kosayu Cabang Denpasar mengadakan upacara / ngodalan setiap enam bulan sekali. Anak Istri juga ikut hadir dalam prosesi upacara tersebut yang dilakukan dengan penuh hikmat , iklas dan juga senang